Program Director Berita Televisi, Bagaimana Ia Bekerja?

Program Director Berita Televisi, Bagaimana Ia Bekerja?
Oleh Diki Umbara

Ada pelbagai format acara televisi saat ini tayang, baik yang disiarkan secara langsung maupun tidak. Dan di balik itu semua ada puluhan bahkan ratusan orang yang bekerja agar tayangan itu bisa terus berlangsung. Banyak tidaknya kru tentu saja tergantung dari seberapa besar program acara tersebut serta pada stasiun televisi mana acara televisi itu mengudara.

Di antara banyak kru di belakang layar itu salah satunya adalah program director. Beberapa stasiun televisi ada yang menyebutnya sebagai program director atau PD sedang di beberapa televisi lainnya menggunakan istilah pengarah acara. Pada dasarnya antara Program Director dengan Pengarah Acara tak ada bedanya, ia adalah orang yang bertanggung jawab serta memimpin acara sebuah program televisi baik siaran langsung/live atau siaran tunda/taping.

“10 Menit lagi S!” begitu pemberitahuan dari Master Control pada Sub Control bahwa acara akan dimulai 10 menit lagi. S yang dimaksud adalah sebutan untuk studio. Beberapa stasiun televisi memiliki SOP atau standar operasional termasuk di dalamnya tentang istilah dan singkatan yang mesti dimengeti oleh seluruh kru. Ketika waktu menjelang on air maka master control akan memastikan kembali apakah di sub control sudah benar-benar stand by. Count down terus bergulir hingga menjelang 10 detik sebelum siaran. Komunikasi dari master control pada sub control adalah dengan pengarah acara atau program director. Di sub control, program director sudah harus memastikan seluruh crew dengan tugas masing-masing sudah siap. Program director harus memastikan bahwa di studio semua sudah pada posisi masing-masing: setting, lighting, kamera, serta pengisi acara. Ketika semua sudah standby maka program director akan menginformasikan pada MCR bahwa acara sudah bisa dimulai.

Bekerja dengan Rundown

Program director, ia bertanggung jawab akan berlangsungnya acara, ia juga yang memimpin semua kru yang bertugas saat itu. Namun demikian program director tak sekadar mengarahkan acara. Yang menjadi pegangan program director ketika acara berlangsung ialah susunan acara atau rundown. Di dalam rundown sudah ada informasi detail tentang susunan acara serta waktu atau durasinya. Pada acara berita televisi rundown dibuat oleh produser yang telah ia usulkan pada saat rapat redaksi. Rundownlah yang menjadi acuan program director dari mulai acara pertama berlangsung hingga closing program. Namun pada berita televisi kerap rundown bisa berubah kapanpun, hal ini bisa karena berbagai alasan. Perubahan rundown akan diberitahukan segera oleh produser, misalnya karena ada berita yang baru saja masuk. Program director juga harus dengan cermat menghitung durasi, apakah durasi berlebih atau malah kurang. Setiap perubahan terjadi maka program director mesti memberitahukan pada kru yang ada di sub control, terutama pada operator play list dan prompter, karena rundown akan berkaitan juga pada kedua petugas tersebut.

800px-ATV_news_studio_control_room

Bekerja dengan Produser

Program director sebetulnya tak bertanggung jawab atas konten acara karena ia “hanya” menjalankan agar acara berlangsung seperti yang sudah tertulis pada rundown. Dan yang bertanggung jawab pada konten adalah produser. Bahkan ketika misalnya paket berita berlebih atau over durasi, program director hanya memberi tahu bahwa ada paket berita yang mesti didrop karena durasi berlebih. Tentang berita mana yang mesti didrop merupakan kewenangan produser. Walaupun bisa saja program director mengusulkan paket berita mana yang bisa diturunkan tersebut.
Produser merupakan partner program director, sebelum acara berita dimulai produser berdiskusi dulu dengan program director walapun kadang merupakan diskusi kecil saja. Koordinasi produser dengan program director ini penting agar saat acara berlangsung program director sudah tahu sampai hal yang sangat detail. Apalagi misalnya pada program berita tersebut ada siaran langsung dari lapangan. Program director harus memastikan koneksi dengan reporter di lapangan. Program director sudah harus terhubung dengan petugas electronic news gathering atau ENG.

Bukan Sekadar Pengarah

Program director pada prakteknya tak hanya bertugas mengarahkan acara, ia juga mengarahkan kru di dalam control room dan kru di studio. Pengisi acara, baik itu news caster atau news reader diarahkan juga oleh program director. Misalnya ke kamera mana ia mesti melihat atau apakah speed membaca yang terlalu cepat atau kebalikannya. Pada beberapa stasiun televisi, program director berita televisi dibantu oleh floor director atau pengarah lapangan namun sebagian televisi tidak menggunakan pengarah lapangan. Jadi segela pesan program director disampaikan langsung pada pengisi acara atau bisa juga melalui cameraman. Intinya pesan dari program director harus sampai pada pengisi acara tersebut.

Ada beberapa petugas di sub control yakni audioman, switcherman, CCU-man, play list/CG-man, prompterman, dan tentu saja produser. Walaupun pada dasarnya setiap petugas itu sudah tahu apa yang mesti dilakukan saat sebelum dan saat siaran, namun program director mesti mengarahkan agar program acara bisa berjalan dengan lancar.

Walaupun tidak wajib, baiknya program director menguasai juga bagaimana mengoperasikan berbagai alat yang ada di studio dan sub-control. Beberapa stasiun televisi utamanya stasiun televisi kecil bahkan program director bekerja multifungsi, ia mengoperasikan sendiri video switcher dan video play list. Beberapa alat terkini teknologi broadcasting televisi bahkan memungkinkan seorang program director menjadi pengarah acara, switcherman, audioman, play-list video, sendirian.

image009

Don’t Panic!

Dua kata ini penting bagi seorang program director, jangan panik. Apapun yang terjadi selama acara berlangsung, program director dilarang panik. Kesalahan bisa terjadi, baik karena human error atau karena perlatan bermasalah. Karenanya program director harus tahu persis bagaimana skema sebuah acara berlangsung dari mulai rundown yang diterima hingga berita tayang di layar televisi. Pada acara live sebetulnya tak boleh ada kesalahan sama sekali karena acara tidak bisa diulang. Salah satu caranya yakni persiapan yang baik, patuhi standard operation procedure atau SOP yang sudah dibuat. Kru lain bisa saja panic namun program director yang mesti membuat semuanya tenang. Komputer bisa tiba-tiba hang, maka program director harus dengan cekatan memberi intruksi pada newsreader untuk mengeliminir kesalahan tadi. Bisa juga terjadi kesalahan yang sangat fatal, namun lagi-lagi seorang program director tak usah panic, ketika itu benar-benar terjadi maka program director segera mengalihkan acara atau meminta take over pada petugas master control. Lantas bagian master control biasanya akan mengisi jeda karena masalah tadi dengan iklan atau promo program.

photo(1)

Segalanya Tampak di Layar

Berita televisi berbeda dengan program acara televisi lainnya, kecepatan, ketepatan, dan akurasi berita menjadi segalanya. Dan yang tak kalah penting adalah berita televisi disiarkan secara langsung. Sekecil apapun kesalahan bisa tampak di layar televisi yang walapun sebetulnya bisa saja kesalahan karena di belakang layar. Ada yang sedikit unik untuk acara berita televisi di Indonesia dibandingkan dengan CNN atau BBC misalnya. Kebanyakan televisi di Indonesia “hanya” menggunakan newsreader atau pembaca berita bukan anchor atau newscaster/pembawa acara. Newsreader, biasanya ia hanya membaca apa yang ada di teleprompter. Artinya asal ada latihan membaca dengan baik, siapa saja bisa memnjadi seorang newsreader. Sedangkan newscaster biasanya berasal dari reporter. Selain mampu membaca dengan baik, seorang newscaster biasanya menguasai konten yang ia bawakan. Banyak televisi kita yang mementingkan tampilan si newsreader yang mesti cantik atau ganteng namun ia tak benar-benar menguasai perihal konten berita. Ya benar bahwa tampilan itu penting namun lebih dari itu penguasaan tentang materi berita yang suguhkan pada pemirasa tentu saja jauh lebih penting.

Gambar dari: svconline.com, wikimedia, dan koleksi pribadi.

4 pemikiran pada “Program Director Berita Televisi, Bagaimana Ia Bekerja?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s