Produksi Televisi (Part 4)

Komunikasi Saat Produksi Multicamera

Oleh Diki Umbara

Communication is the process of conveying information from a sender to a receiver with the use of a medium in which the communicated information is understood by both sender and receiver. It is a process that allows organisms to exchange information by several methods. Communication is defined as a process by which we assign and convey meaning in an attempt to create shared understanding.

Banyak teori tentang definisi komunikasi, paling tidak ada 126 definisi, begitu menurut Frank E.X. Dance. Upssss…tapi jangan khawatir kawan, saya tidak akan membahas tentang komunikasi dari tataran teoritikal. Saya hanya ingin mengatakan bahwa komunikasi itu sangatlah penting. Seberapa penting? tidak harus saya jelaskan karena definisi komunikasi di atas sudah sangat jelas. Mari kita lihat fungsi komunikasi ini pada tataran aplikatif yakni komunikasi saat produksi acara televisi, secara spesifik lagi komunikasi pada produksi televisi multikamera.

Komunikasi yang baik diperlukan di semua tahapan produksi, yakni pre- production, production, dan post production. Di saat pre production, komunikasi sudah terjalin anatara penulis naskah dengan produser serta dengan director. Tiga elemen penting ini sering disebut dengan triangle system. Dalam sebuah produksi multicamera, komunikasi sangat intens terjadi ketika suatu produksi berjalan. Program Director selaku komandan dalam satu produksi harus mampu mengkomunikasikan semua gagasan dengan baik pada semua level kru produksi.

Untuk memudahkan komunikasi tersebut sudah dimudahkan dengan “bahasa” kesepakatan yang sudah baku di dunia broadcasting manapun, walaupun kenyataanya kadang sedikit ada perbedaan pemakaian istilah. Namun yang paling penting adalah harus ada kesepakatan yang bisa dimengerti penuh oleh semua kru produksi. Selain kesamaan bahasa, hal menujang lainnya adalah alat komunikasi. Banyak alat komunikasi yang bisa digunakan untuk menunjang agar komunikasi bisa berjalan baik. Diantara alat dan media itu :

  • Talkback
  • Clearcomm
  • Telepromter
  • Headset
  • Cue Card
  • Camera Card
  • Command Hand
  • Producer’s Message

Talkback & Clearcomm

Ini sebetulnya mirip dengan walkie talkie, yakni sebuah alat komunikasi yang didesain khusus untuk keperluan shooting. Talkback & Clearcomm terdiri atas microphone serta headset, dimana cameraman bisa berkomunikasi dengan Program Director/PD. Pada kamera studio, ada panel khusus yang bisa disambungkan dengan alat ini. PD bisa mengarahkan setiap cameraman dengan bantuan alat ini.

Teleprompter

Teleprompter sebetulnya ”bukan” alat komunikasi dan tidak di desain untuk keperluan itu. Teleprompter merupakan satu set alat untuk membantu anchor atau pembawa acara membaca naskah. Teleprompter di “tempelkan” pada lensa kamera, sehingga ketika anchor membaca pandangan mata masih ke arah kamera. Nah,untuk beberapa hal telepromter ini bisa juga digunakan director atau producer untuk memberikan “isyarat” tertentu pada pembawa acara tadi.

Headset

Ini merupakan alat paling umum yang dipakai oleh pengisi acara agar bisa menerima informasi dari PD tentang apa saja yang harus dia lakukan. PD atau produser memberikan arahan secara langsung pada pengisi acara yg umumnya adalah seorang anchor untuk melakukan keinginan PD tadi.

Cue Card

Konvensional dan sudah dari sejak dulu digunakan, tapi masih digunakan hingga sekarang. Cue Card adalah secarik kertas yang berisi info atau point-point penting sebagai guidance yang harus dilakukan atau dibawakan pembawa acara. Acara dengan konsep live, sering menggunakan cue card sebagai bantuan.

Camera Card

Jika Cue Card dipeuntukan bagi pengisi acara, maka Camera Card bermanfaat bagi cameraman. Dalam Camera Card terdapat info tentang komposisi, pergerakkan camera, yang dijadikan panduan kameraman dalam pengambilan gambar.

Command’s Hand

Ini yang paling sering digunakan. Komunikasi non verbal, hanya menggunakan tangan sebagai simbol yang sudah disepakati secara umum. Command’s hand dilakukan oleh floor director/FD atau floor manager/FM. Komunikasi ini sebetulnya tetap bersumber dari PD yang disampaikan pada FD, karena ketidakmungkinan perintah PD secara langsung pada pengisi acara.

Producer’s Message

Pada acara quiz atau gameshow alat ini biasanya digunakan. Producer’s message menggunakan monitor komputer sebagau bantuan. Producer atau PD menuliskan pesan-pesan tertentu yg ingin disampaikan pada pembawa acara dengan mengetikkan pesan. Pesan tersebut bisa dibaca oleh pengisi acara di monitor komputer yang dekat dengan dia. Kuis Who Want’s To Be A Millionaire dan Deal Or No Deal menggunakan fasilitas ini untuk komunikasi antara pembawa acara dengan produser/PD.

Alat-alat di atas, hanyalah tool atau alat bantu yang tidak bermakna apa-apa ketika para kru tidak memahami apa yang harus dia lakukan. Komunikasi yang baik ketika produksi, sekali lagi, harus terjalin ketika produksi belum dimulai. Latihan…atau rehearsal itu kunci utama. Dengan rehearsal kesalahan serta mis komunikasi bisa dihindari sedini mungkin. Apalagi untuk keperluan acara siaran langsung. Tidak ada perbaikkan dalam siaran langsung.Di sini peran program director sangat penting, PD di MCR harus bisa menyampaikan pesan pada FD di studio, FD harus bisa menyampaikan pesan pada pengisi acara di panggung. Pentingnya rehearsal beberapa kali dibahas oleh Kang Mas Gerald Millerson dalam bukunya Television Production terbitan Focal Press.

Program Director menggunakan Talkback untuk berkomunikasi dengan crew

Satu pemikiran pada “Produksi Televisi (Part 4)

  1. Artikel yang bagus, tapi gimana penjelasannya tentang komunikasi sebagai alat bantu produksi. Mohon infonya lebih lanjut. Tk


    Terima kasih. Belum begitu jelas ya? semoga di buku saya nanti “Produksi Studio Televisi” bisa terjawab.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s