Mengapa Harus Multicamera?

Oleh Diki Umbara

Jika suatu produksi dibagi berdasarkan kamera yang digunakan, maka ada dua jenis, pertama produksi acara televisi menggunakan satu kamera atau singlecam system, kedua jika produksi menggunakan lebih dari satu kamera, multicam system. Terdapat banyak perbedaan di antara ke dua sistem ini, baik dari sisi peralatan yang digunakan maupun dari proses kerjanya. Kalau suatu produksi acara televisi bisa dibuat dengan sistem singlecam, mengapa harus ada multicam ?

Multicamera adalah format shooting dengan menggunakan lebih dari satu kamera, dihubungkan melalui satu sistem yang terintegrasi. Jadi, kalaupun menggunakan lebih dari satu kamera ketika tidak terintegrasi satu sama lain maka format tersebut belum bisa dikategorikan sebagai multicam system. Sedangnkan dari segi penayangannya bisa disiarkan secara langsung (live) atau tayang tunda (live on tape). Jenis acara televisi yang menggunakan multicamera di antaranya : talkshow, sitkom, game show, music show, quiz, magazine, variety show.

Tidak seperti pada sistem singlecam, peralatan yang digunakan pada multicam jauh lebih kompleks, banyak peralatan yang dipergunakan. Paling tidak peralatan di bawah ini yang digunakan pada shooting dengan sistim multikamera.

  • Kamera
  • CCU/ Camera Control Unit
  • Vision Mixer/Switcher
  • Monitor
  • Video Tape Recoder
  • Character Generator
  • Waveform
  • Talkback
  • Teleprompter
  • Audio Mixer
  • Audio Set/(Clip On, Boom Mic,etc.)

Semua peralatan di atas terbagi atas dua tempat, yakni di studio atau dilapangan serta di Master Control Room/MCR.

Kamera

Secara umum ada tiga jenis kamera yang digunakan untuk produksi televisi, yakni kamera ENG atau Electonic News Gathering. Kamera ENG sesuai namanya biasanya digunakan untuk liputan di lapangan atau outdoor. Yang ke dua adalah jenis kamera EFP atau Electronic Field Production, yaitu jenis kamera yang dipeuntukan produksi baik untuk keperluan indoor maupun outdoor. Dan yang ke tiga adalah kamera studio, yakni jenis kamera yang memang di desain untuk keperluan studio yang biasanya digunakan dengan lokasi indoor.

Lalu kamera mana yang digunakan dalam multicam system? Sebenarnya hampir semua jenis kamera bisa digunakan dalam produksi dengan sitem multikamera. Namun, yang paling umum digunakan tentu saja adalah kamera studio atau paling tidak kamera EFP. Karena ke dua jenis kamera di atas terutama kamera studio memiliki fasilitas lengkap yang bisa diintegrasikan satu sama lain.

CCU/Camera Control Unit

Ini merupakan satu alat yang bisa mengontrol beberapa fungsi yang ada di kamera. Yang bisa dikontrol atau digantikan fungsinya melalui alat ini diantaranya adalah pengaturan pencahayaan (brightness contrast) , temperatur warna (color temperature), kecepatan (shutter speed), white balance, serta warna hue (red, green, blue). Jumlah CCU yang digunakan sama persis dengan jumlah kamera yang digunakan karena masing-masing kamera dikontrol oleh satu CCU.

Vision Mixer

Satu alat untuk mengatur pemilihan gambar lengkap dengan berbagai jenis transisi. Banyak jenis vision mixer, dari yang paling sederhana yang hanya memiliki tiga source input dengan satu source ouput sampai yang paling lengkap dengan source input dan output puluhan. Alat ini berbentuk keyboard dengan banyak tombol dengan masing-masing fungsi.

Monitor

Berfungsi untuk melihat tampilan visual yang dihasilkan dari kamera. Banyaknya monitor yang digunakan tentu saja tergantung dari berapa kamera yang digunakan. Ada monitor dari berbagai source kamera, monitor preview, serta monitor hasil akhir.

VTR/Video Tape Recorder

VTR/Video Tape Recorder atau biasa juga disebut VCR/Video Cassette Recorder digunakan untuk merekam hasil shooting. Ada dua jenis VTR yang digunakan yakni VTR yang digunakan untuk merekam dan VTR yang digunakan untuk menayangkan source video/play back yang sebelumnya sudah dibuat, biasa juga dikenal dengan sebutan VT.

Character Generator

Biasa juga disebut dengan CG atau Chargen , ini adalah untuk membuat serta menampilkan title,sub title. Serta graphic yang dibutuhkan dalam tayangan produksi acara televisi. Ada yang berbentuk keyboard yang dihugungkan langsung ke vision mixer, ada juga beerbentuk satu unit komputer yang berdiri sendiri yang bisa dihubungkan ke vision mixer.

Waveform

Alat ini digunakan untuk mengukur kualitas video yang dihasilkan oleh masing-masing kamera serta dari VT. Juga bisa digunakan untuk mengukur audio. Waveform menampilkan graphic yang menjadi parameter atau acuan yang bisa digunakan apakan kualitas video dan audio sudah sesuai harapan atau belum.

Talkback

Untuk sarana komunikasi antar kru yang terlibat dalam sebuah produksi televisi dengan multikamera diperlukan alat komunikasi. Alat vital ini dinamakan talkback. Tidak seperti pada kamera ENG, dalam kamera EFP dan kamera studio, talkback bisa diintegrasikan langsung di kamera tersebut. Talkback terdiri atas microphone serta headset.

Teleprompter

Tidak semua produksi multikamera memerlukan alat ini, sangat tergantung dari jenis acara yang diproduksi. Ini merupakan alat bantu bagi anchor atau pembawa acara untuk menyampaikan informasi tertentu. Satu set alat ini terdiri dari monitor yang diintegrasikan pada kamera serta satu unit komputer di MCR.

Audio Mixer

Pengaturan suara dilakukan menggunakan audio mixer, yang tidak hanya mengatur volume tinggi rendahnya suara yang dihasilkan tapi meliputi berbagai kepentingan audio secara keseluruhan.

Bagaimana Peralatan Ini Terintegrasi ?

Seperti dijelaskan di atas bahwa salah satu syarat sebuah produksi dikatan menggunakan system multicamera, ketika masing-masing alat tersebut terintegrasi satu sama lain. Secara skematik sederhana adalah sebagai berikut : Kamera terhubung dengan CCU, dari CCU masuk source input ke Vision Mixer, dari Vision Mixer dikeluarkan melalui VTR.

Judul sekaligus pertanyaan di atas belum terjawab, mengapa harus multicamera ? besambung……

About these ads